Showing posts with label Deathcore. Show all posts
Showing posts with label Deathcore. Show all posts

Friday, 31 August 2018

Viral Prediksi Lagu Gres Dan Ep Album Terbaru Revenge The Fate Awakening


Woow!! Revenge The Fate kembali menggebrak penggemar dengan rilisan sebuah video teaser yang menyatakan sebuah cuplikan singkat intro dari lagu terbaru mereka

Bukan hal yang lumrah, video teaser yang di publish di instagram itu nampaknya akan menjadi cuplikan dari lagu terbaru Revenge The Fate, yang akan dirilis dalam jangka waktu yang bersahabat ini

Menurut prediksi, lagu terbaru itu akan dikemas kedalam album EP terbaru Revenge The Fate bertajuk "Awakening" yang akan dirilis dalam jangka waktu yang bersahabat ini

Lagu ini juga menandai sebagai single ke dua Revenge The Fate, sehabis single perdananya bertajuk "Contnuous" dirilis pada awal bulan lalu

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai lagu ini, judul lagu tanggal rilis dan lain lain sejauh ini masih misterius, namun tampaknya lagu ini akan segera dirilis bulan ini atau dapat juga bulan depan

Dilihat dari teaser lagunya, tampaknya akan ada nuansa horor untuk lagu ini, terlihat dari cuplikan intro lagu yang balance ke arah symphonic kelam alam blackmetal dan dari segi artwork berkesan lebih mayoritas kearah nuansa kegelapan

Jika ingin tau ibarat apa video teaser lagu gres revenge the fate, silahkan cek this out

Sebuah kiriman dibagikan oleh REVENGE THE FATE (@revengethefateofficial) pada

Kira kira ibarat apa lagu ini nanti??? Untuk mengetahui kepastiannya, kita tunggu tanggal rilisnya nanti..

Thursday, 23 August 2018

Viral Alex Koehler Luncurkan Single Ke 2 Bertajuk Dead As


Sudah kita tahu bahwa awal tahun 2018 kemudian sang frontman Alex Koehler telah resmi mengundurkan diri dari grup band usang nya Chelsea Grin

Seleang beberapa waktu selepas kepergiannya, Alex Koehler mulai merintis karir gres bersama proyek solonya yang berjulukan "Grudges"

Saat ini Alex Koehler telah resmi melepas 2 single terbaru, termasuk "Misery" kerja sama bersama Misstiq dan satu single lagi bertajuk "Dead As" yang akan dirilis 4 hari lagi

Single ke 2 bertajuk "Dead As" rencana akan segera dirilis dalam waktu yang bersahabat ini, poster cover untuk single ini telah resmi di unggah lewat laman instagramnya

Sebuah kiriman dibagikan oleh GRUDGES (@grudges801) pada

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai album gres Grudges, namun kita sudah memastikan bahwa Alex Koheler niscaya akan merilis album gres bersama Grudges dalam jangka waktu yang bersahabat ini

Alex Koheler keluar dari Chelsea Grin karna efek dari rehabilitasi kecanduan alkohol, selepas beliau keluar dari rehabilitasi Alex Koheler resmi mengundurkan diri dari band

Pengganti Alex Koheler di chelsea grin digantikan oleh vokalis gres yaitu Tom Barber mantan vokalis Lorna Shore

Tuesday, 7 August 2018

Viral Suicide Silence Bocorkan Lagu Terbaru Bertajuk The One


Tahun kemudian yaitu kegagalan Suicide Silence dalam hal menggarap album terbaru!! 

Sudah kita tahu, bahwa album Self Titled mereka bertajuk "Suicide Silence" semuanya gagal dalam hal memuaskan penggemar

Pergeseran Deathcore menjadi Clean Vokal memang sangatlah buruk, Tahun kemudian tepatnya tahun 2017 yaitu kegagalan terbesar bagi Suicide Silence

Dan kini demi memuaskan hasrat penggemarnya, mereka telah membocorkan satu buah lagu terbaru bertajuk "The One" 

Meski lagu "The One" belum resmi di rilis secara penuh, namun lagu ini telah dibawakan secara perdana untuk pertama kali pada dikala live konser di Rage Fest yang di selenggarakan bersama grup musik Attila

Jika anda ingin tau menyerupai apa lagu terbaru Suicide Silence bertajuk "The One", silahkan tonton videonya berikut ini


Lagu "The One" ini, saya rasa lebih baik dari pada album sebelumnya, di lagu terbarunya ini Hernan Hermida selaku Vokalis tidak menampilkan Clean vokal sama sekali

Namun, meskipun mereka tidak menampilkan Clean vokal pada lagu ini, akan tetapi genre yang mereka usung masih tetap jauh dari kata Deathcore

Genre yang mereka usung di lagu "The One" ini, saya rasa agak lebih menyerupai mirip halnya lagu Nu Metal pada umumnya, dilagu ini tidak ada breakdown yang berat, ketukan drumnya pun agak kurang beringas

Jadi apa pendapat anda perihal lagu "The One" ini, apa masih ada yang kurang dari Suicide Silence???? 

Viral Chris Garza Ungkap Diam-Diam Dibalik Kegagalan Album Self Titled Suicide Silence


Suicide Silence tahun kemudian telah berhasil menelurkan satu buah album terbaru Self Titled bertajuk "Suicide Silence"

Namun siapa sangka, album yang di tunggu tunggu tersebut malah menuai banyak cacian dan makian dari para penggmar

Album Self Titled milik Suicide Silence yang dirilis tahun 2017 itu menampilkan clean vokal yang sangat jelek bagi unit Deathcore sekelas Suicide Silence

Di album Self Titled itu, Suicide Silence tidak nampak menyerupai grup band Deathcore pada umumnya, karna di album tersebut Suicide Silence lebih menyerupai mirip grup band Pop ketimbang grup band Deathcore

Dari kasus tersebut, al hasil sebagian penggemar merasa kecewa, bahkan ada yang hingga berhenti jadi penggemar Suicide Silence 

Dan gres baru ini Chris Garza selaku gitaris Suicide Silence telah melaksanakan sebuah wawancara dengan Alex Haber of Heavy New York, Chris Garza menyampaikan sebuah diam-diam dibalik kegagalan album Self Titled Suicide Silnce

Berikut wawancaranya, kutipan wawancara di ambil dari Blabbermouth


Tentang apakah SUICIDE SILENCE yang direncanakan sebelumnya untuk memasukkan Clean Vokal dalam album self-titled 2017 kontroversialnya??

Chris: "Tentu. Maksud saya, setiap catatan yang kami sukai, kami ingin tidak berevolusi, tetapi mengambil risiko dan peluang. Setelah 'The Black Crown', kami akan mengambil beberapa sialan ... pada dasarnya, apa yang kami lakukan pada catatan , sesudah 'The Black Crown', tetapi sesudah apa yang terjadi dengan [vokalis almarhum] Mitch [Lucker], yang menghentikan semuanya. Hal-hal sudah akan terjadi, tetapi dengan 'You Can't Stop Me', tidak ada ruang untuk melaksanakan apa pun. Kami hampir tidak dapat hanya menjadi grup band lagi, jadi untuk melanjutkan dengan Eddie [Hermida] dan tanpa Mitch dan pergi secara umum dan bereksperimen, itu tidak mungkin. Mari kita lihat apakah kita dapat menjadi grup band pertama. Setelah kita mencapai itu, itu seperti, 'Oke. Sekarang mari kita lihat apa yang bekerjsama dapat kita lakukan.' Pada dasarnya, itu seperti, "Bagaimana kalau kita mati? Apa yang akan menjadi rekor terakhir kita? Apa yang akan kita lakukan? Apa yang ingin kita coba?" Ini perihal belajar. Band takut gagal sebab itulah cara Anda belajar. Tapi, saya sangat bersyukur dan diberkati berada di grup band nyata. Kita semua di sini dan kita menyayangi musik dan kita menyayangi penggemar kami dan kami ingin untuk memberi mereka sesuatu yang segar. Kita tahu mereka ada di dalamnya untuk jangka panjang, menyerupai kita. Dibutuhkan, sebab sepanjang karir dan demo saya dan semua hal itu, saya berguru bahwa untuk mendapat bunyi tertentu untuk sebuah catatan, kadang kala diperlukan beberapa catatan untuk mendapat catatan yang Anda coba lakukan. Saya mempunyai anutan itu. Saya tidak peduli, saya tidak peduli perihal penjualan rekaman atau semua omong kosong bahwa setiap orang menyerupai terobsesi Ini seperti, 'Apa yang akan kami lakukan dalam lima tahun dari sekarang? Sepuluh tahun dari sekarang? Tiga puluh tahun dari sekarang?' Apa catatan kedelapan kami akan terdengar menyerupai kalau kami mencoba ini di kelima kami? '"

Tentang apakah album self-titled mereka telah membuka lebih banyak pintu dari mereka untuk bereksperimen:

Chris: "Pertama-tama, kami berada di sebuah ruangan dengan [produser] Ross Robinson. Maksud saya, hanya itu saja ialah mindfuck. [Tertawa] Masih sulit berada di dekatnya sebab saya benar-benar dengan hati dan jiwa saya, saya suka sebab ia sudah melaksanakan begitu banyak untuk saya. Sekali lagi, kami mempunyai wangsit yang terbentuk sebelumnya bahwa kami akan mencoba segalanya dan Ross akan membantu kami menjelajahi segalanya. Tetapi hal perihal itu adalah, kami bereksperimen dengan segala kemungkinan dengan setiap lagu, setiap bagian, setiap cuilan drum, logo, video, cara kami melaksanakan tur, kami bereksperimen begitu banyak, tidak mungkin untuk fokus pada apa pun. Untuk mendapat suara, menyerupai nada berat, itu tidak mungkin sebab kami bereksperimen begitu banyak , tetapi, kami bersedia dan tidak takut untuk melaksanakan itu. "

Wednesday, 25 July 2018

Viral 5 Alasan Logis Kenapa Revenge The Fate Belum Go International???


Kemarin ada yang bertanya ke saya katanya, kenapa Revenge The Fate belum juga go International padahal mereka grup band Deathcore terbaik di Indonesia??

Dari pertanyaan tersebut saya sudah dapat menyimpulakan, sehabis saya teliti ada beberapa alasan yang menjadikan mereka sampai ketika ini belum juga Go International

Berikut ulasannya, simak baik baik

1. Tidak ada sasaran Go International
Satu satunya alasan yang logis mengenai kenapa Unit deathcore asal Bandung ini belum juga Go International, pertama mereka tampaknya tidak mempunyai sasaran untuk merajai sasaran pasar musik metal International

Kenapa begitu, kita lihat saja dari sikap mereka, dari pertama mereka terbentuk pada tahun 2009 nampaknya mereka sangat santai santai saja mereka menikmati segala proses yang ada, tampaknya mereka tidak menargetkan untuk menuju jalur go international

2. Lisensi Vevo
Sudah kita tahu, Revenge The Fate merupakan grup band Underground pertama yang mempunyai video clipnya yang berlisensikan Vevo, Video clip yang berlisensi Vevo ada di lagu Pembalasan, Kashmir, dan Symohonic Menuju Akhir

Dengan adanya Lisense Vevo, dapat dikatakan bahwa grup band Revenge The Fate itu sudah termasuk kategori grup band metal papan atas

Band metal seniornya menyerupai Burgerkill, Jasad dan lain lain di vedeonya tidak tertera lisensi Vevo, padahal grup band Burgerkill dan lain lain namanya lebih tenar dan sudah go international ketimbang Revenge The Fate

Bukankah ini aneh?? Kalo pedoman saya dengan adanya lisensi vevo dapat dikatakan Revenge The Fate berada satu langkah lebih maju dari grup band underground indonesia lainnya

Yang jadi pertanyaan, kenapa sampai ketika ini Revenge The Fate belum juga Go International, apakah lisensi Vevo masih belum cukup untuk meningkatkan jati diri mereka

3. Tidak memaksimalkan peluang
Apa anda pernah melihat Revenge The Fate di tampil Wacken Metal Battle Indonesia (WMBI)?? Tentunya belum pernah melihat bukan

Coba bayangkan kalo Revenge The Fate ikutan WMBI, dapat dikatakan 70% mereka berpeluang besar dapat tampil di jerman di salah satu Festival musik terbesar di dunia Wacken Open Air

Inilah alasan, kenapa Revenge The Fate belum juga Go International sampai ketika ini, jawabannya, mereka tidak memaksimkan peluang

Padahal mereka berpeluang besar dapat menjadi Finalis di WMBI, kenapa Revenge The Fate tidak mendaftar padahal kompetisi ini cukup cantik untuk menaikan popularitas di indonesia maupun di international

4. Tour Dunia/Asia
Revenge Teh Fate mempunyai cita rasa tersendiri, mereka tidak sama menyerupai Deadsquad, Beside atapun Burgerkill

Deadsquad, Beside dan Burgerkill kerap sekali menggelar tour dunia maupun asia, pantas saja ketiga grup band tersebut namanya lebih beken di pentas international ketimbang Revenge The Fate

Kita bayangkan, kalo contohnya Revenge The Fate menggelar tour dunia menyerupai halnya Deadsquad, Beside ataupun Burgerkill, niscaya Revenge The Fate juga akan bernasib sama menyerupai ketiga grup band tersebut buakan  

5. Niat
Ini yang paling penting, kalo ga ada niat Go International ya ga bakalan dapat Go International 😅 betul ga???


Kesimpual akhir
Kenapa Revenge The Fate belum Go International??? Jawabannya cukup simple, jawabannya Revenge The Fate ketika ini sudah Go International loh!!

Buktinya apa kalo Revenge The Fate sudah go international???? 

Buktinya coba dicek lagi di point ke 2 dari daftar diatas, Revenge The Fate saya katakan sudah go international karna Revenge The Fate sudah berlisensikan Vevo

Kenapa lisensi Vevo dapat dikatakan tolak ukur untuk go international, jawabannya cukup simple

Jawabannya silahkan cek sendiri di youtube, grup band mana saja yang videonya berlisensikan Vevo?? 

Band yang berlisensikan Vevo semuanya grup band kelas international semua, menyerupai halnya Lamb Of God, Asking Alexandria, Slayer dan lain lain semua videonya ada yang berlisensikan vevo 😅

Makara pada dasarnya Revenge The Fate sudah go international, meskipun Revenge The Fate tidak melakukan tour dunia, tetap saja grup band yang berlisensikan vevo dapat dikatakan sebagai grup band yang patut di perhitungkan di kancah musik international 

Sekarang sudah mengerti bukan, pada dasarnya grup band yang dikatakan sudah go international hanya butuh sebuah ratifikasi dari kita sebagai penggemar

Meski grup band yang sudah tour keliling dunia sekalipun percuma saja kalo gak ada ratifikasi dari penggemar yang mengecap mereka sebagai grup band Go International saya rasa semua itu percuma saja

Hanya butuh ratifikasi untuk dapat go international!!! 

Sunday, 1 July 2018

Viral Cj Mccerrey Mantan Vokalis Sign Of Swarm Gabung Bareng Lorna Shore


Cj McCreerey telah resmi keluar dari grup band yang selama ini ia bina yakni Sign Of Swarm, Cj McCreery keluar dengan alasan yang kurang pasti

Namun untuk beberapa waktu selepas ia dikabarkan keluar dari Sign Of Swarm, nampaknya ia kembali dikabarkan telah bergabung bersama unit deathcore asal USA yakni Lorna Shore

Cj McCreery gabung bareng Lorna Shore menggantikan vokalis usang Lorna Shore yakni Tom Barber yang hijrah ke Chelsea Grin awal tahun 2018 kemarin

Atas keluarnya Cj McCreery dari Signs Of The Swarm, Signs Of Swarm gres baru ini telah mengumumkan pergantian vokalis barunya yakni Dave Simonic untuk menggantikan CJ McCreery

Signs Of Swarm berkomentar atas pergantian vokalisnya, ia berkomentar:

“CJ McCreery dan Sign of Of The Swarm telah memutuskan untuk berpisah. Perpecahan antara grup band dan CJ yaitu timbal balik dan kami mendoakan yang terbaik untuk keberuntungannya di masa depan."

"Dengan itu dikatakan, siapa pun yang telah melihat kami di jalan Tertelan dan Penghancuran Bangsa mungkin telah memperhatikan bahwa kami mempunyai teman baik kami Dave Simonich mengisi vokal. Kami dengan bahagia hati mengumumkan bahwa Dave akan bergabung dengan Signs of the Swarm sebagai vokalis permanen kami yang baru."

"Perubahan ini telah memberi kami peluang yang mustahil terjadi sebelumnya, dan dengan itu kami sangat bersemangat untuk masa depan grup band dan apa yang harus kami datangi."

Monday, 18 June 2018

Viral Chelsea Grin Rilis Single Ke Tiga See You Soon


Unit Deathcore asal USA, Chelsea Grin, gres baru ini telah merilis satu buah Single terbaru bertajuk "See You Soon"

Single ini berhasil dirilis selesai pekan kemudian lebih tepatnya pada tanggal 14 Juni 2018, single ini pertama kali di rilis lewat laman Youtube Rise Records lewat video music streaming yang beliau unggah

"See You Soon" merupakan single ke tiga Chelsea Grin yang berhasil dirilis, sebelumnya mereka merilis dua single termasuk "Dead Rose dan Hostage"

Ketiga single tersebut rencananya akan dikemas kedalam album terbarunya yang akan dirilis pada tanggal 13 Juli 2018, album tersebut akan diberi judul dengan nama "Eternal Nightmare"

Album gres "Eternal Nightmare" ialah album perdana Chelsea Grin bersama Vokalis gres Tom Barber (Ex Lorna Shore)

Wednesday, 6 June 2018

Viral Album Gres Revenge The Fate Awakening Rilis Pertengahan Tahun 2018


Rumor mengenai album gres Revenge The Fate sempat memanas final pekan lalu

Pernyataan mengenai album terbaru Revenge The Fate pertama kali dinyatakan oleh Anggi Ariadi dan mitra kawan sesudah sang gitaris Chikal keluar dari band

Rumor mengenai album gres Revenge The Fate bukan sekedar omong kosong belaka

Dalam sebuah pernyataan, Revenge The Fate telah menyampaikan bahwa Album Barunya nanti akan diberi judul dengan nama "Awakening"

Pernyataan tersebut tertulis laman youtube Revenge The Fate lebih tepatnya di kolom deskripsi lagu terbaru mereka "Continuous"

Dalam deskripsi Revenge The Fate menyatakan: "Taken From Upcoming EP "Awakening" In 2018" ungkap Revenge The Fate ditulis di deskripsi

Bukti lain ihwal album gres Revenge The Fate telah dinyatakan semenjak awal tahun 2018 lalu, mereka menyatakan dalam sebuah video yang menyatakan Chikal Keluar dari band, tonton video nya di paruh laman

Menurut rumor album gres Revenge The Fate akan dirilis secara penuh pertengahan taun 2018 nanti, dapat jadi juga bulan agustus nanti, Namun aku terangkan semuanya akan terungkap pada waktunya

Viral Lagu Gres Chelsea Grin Hostage Telah Dirilis, Dengarkan Kini Juga


Unit Deathcore asal Amerika Serikat, Chelsea Grin, gres baru ini telah berhasil memperkenalakan satu buah single terbaru ke 2 bertajuk "Hostage" (tonton videonya di paruh laman)

"Hostage" merupakan lagu lanjutan dari single pertamanya bertajuk "Dead Rose", lagu tersebut lebih dulu di rilis final pekan lalu

2 single gres Chelsea Grin telah dirilis, dapat dikatakan dengan adanya lagu gres tersebut menandai babak gres bagi Chelsea Grin sesudah mereka ditinggal pergi oleh sang gitaris dan sang vokalis Alex Koehler

Bukan hanya itu, dua single "Dead Rose" dan "Hostage" merupakan gerbang awal pembukaan untuk album terbaru Chelsea Grin bertajuk "Eternal Nightmare" yang akan dirilis pada tanggal 13 Juli 2018 nanti

Dikutip dari komentar sang gitaris Stephan Rutishauser beliau menyatakan lewat Twitter

Stephan Rutushauser mengatakan: "Kepada Anda yang terus memberitahu kami untuk mengubah nama kami, aku melihat Anda, aku mendengar Anda, aku memahami kebingungan Anda ... tetapi itu tidak terjadi. Dan jikalau Anda setuju, CHELSEA GRIN akan merilis album terberat dan favorit kami." Ungkap sang Gitaris

Selain album gres dan single baru, Chelsea Grin juga akan mengadakan serangkaian tour eropa bersama grup musik metal lainnya, termasuk Oceano, Kubilai Khan, dan Enterprise Earth

Tour Dates:
09/21 Schweinfurt, GER – Stattbahnhof
09/22 Berlin, GER – SO36
09/23 Eindhoven, NET – Dynamo
09/24 London, UK – The Dome
09/25 Bristol, UK – The Fleece
09/26 Manchester, UK – Rebellion
09/27 Glasgow, UK – G2
09/28 Birmingham, UK – The Asylum
09/29 Roeselare, BEL – De Verlichte Geest
09/30 Paris, FRA – Maroquinerie
10/01 Zurich, SWI – Dynamo
10/02 Bologna, ITA – Kindergarten Club
10/03 Wien, AUT – Szene
10/04 Budapest, HUN – Durer Kert
10/05 Warsaw, POL – Progresja
10/06 Chemnitz, GER – AJZ
10/07 Hannover, GER – Faust
10/08 Aarhus, DEN – Voxhall
10/09 Eskilstuna, SWE – Lokomotivet
10/10 Hamburg, GER – Logo
10/11 Koln, GER – Essigfabrik
10/12 Weinheim, GER – Cafe Central
10/13 Munchen, GER – Backstage